Anggoyta DPR RI Faksi PKB saat sosialisasi empat pilar. (Foto: Jurnal IDN).
Bogor, JurnalIDN- Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKB, Tommy Kurniawan mengatakan bangsa Indonesia memiliki tantangan besar di era digital saat ini. Begitu masifnya seluruh informasi dapat diakses oleh berbagai pihak, mulai dari anak-anak sampai remaja dan juga orangtua. Dibutuhkan filter dalam menyaring setiap informasi yang masuk agar tidak terjerumus dalam kesesatan akibat informasi bohong atau hoax.
Hal itu disampaikannya dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika MPR RI, di Teras Kaca Coffee & Resto, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 17 Juni 2026.
Ia menyadari betul begitu pentingnya melakukan diskusi dan juga pengarahan kepada muda-mudi bangsa terutama dalam menambah wawasan kebangsaan, cinta tanah air. Salah satunya dengan menjaga NKRI dan menjunjung tinggi Pancasila serta UUD 45 untuk selalu membela Negara dari segala ancaman, terutama ancaman masif dari informasi digitalisasi.
“Informasi di era digital sangat deras dan bisa diakses siapapun. Penting sekali untuk memfilter informasi yang masuk. Kita harus menjadi konsumen informasi yang cerdas dan mampu mencerdaskan bangsa,” kata Tommy Kurniawan kepada para warga yang hadir dalam diskusi tersebut.
“Kita harus bisa menolak informasi hoax yang bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita berkewajiban meluruskan informasi yang ada. Inilah pentingnya 4 pilar kebangsaan di era globalisasi yang begitu sangat terbuka. Perkembangan teknologi terkadang memudahkan ideologi-ideologi lain yang masuk ke generasi muda melalui digitalisasi yang ingin memecah belah bangsa. Kita harus bersama-sama tanamkan 4 pilar ini untuk menangkal ancaman tersebut demi mempertahankan ideologi kebangsaan,” lanjutnya.
Tommy Kurniawan juga mengajak para pemuda dan pemudi bangsa untuk terus mensosialisasikan Empat Pilar tersebut demi menjaga keutuhan bangsa. Ia juga mengingatkan muda mudi saat berkumpul bisa selalu diskusi kebangsaan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. (JurnalIDN-FRG).