Jurnal IDN – Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi sekaligus penulis lagu Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 16.33 WIB. Kepergian pelantun lagu “Nuansa Bening” itu meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya.
Informasi mengenai wafatnya Vidi pertama kali disampaikan oleh sang ayah, Harry Aprianto. Dalam pesan yang beredar kepada kerabat, ia menyebut putranya berpulang didampingi keluarga.
“Telah wafat anak saya Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Allah SWT pada 7 Maret pukul 16.33,” tulisnya.
Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia dikenal sebagai salah satu penyanyi pop pria yang memiliki banyak karya populer di industri musik Tanah Air. Namanya mulai dikenal luas sejak merilis album debut pada 2008.
Sejumlah lagu yang dibawakannya seperti “Nuansa Bening”, “Status Palsu”, hingga “Cemburu Menguras Hati” berhasil menjadi hits dan membuat namanya semakin dikenal publik. Selain bernyanyi, Vidi juga aktif sebagai pembawa acara, aktor, hingga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.

Perjuangan Melawan Kanker Ginjal
Di balik kariernya yang sukses, Vidi Aldiano diketahui pernah menghadapi ujian kesehatan yang berat. Pada 2019, ia mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap Kanker Ginjal.
Saat itu, Vidi harus menjalani operasi untuk mengangkat sebagian ginjal yang terinfeksi sel kanker. Ia juga menjalani berbagai perawatan medis dan pemantauan kesehatan secara rutin.
Dalam beberapa kesempatan, Vidi kerap berbagi cerita tentang perjuangannya menghadapi penyakit tersebut. Ia bahkan tetap berusaha berkarya dan tampil di berbagai kesempatan meski tengah menjalani pengobatan.
“Perjalanan ini membuat aku belajar banyak tentang hidup, kesehatan, dan bersyukur,” ungkap Vidi dalam salah satu wawancara ketika membicarakan kondisi kesehatannya.
Perjuangan Vidi melawan kanker selama beberapa tahun terakhir membuat banyak penggemarnya terinspirasi oleh semangatnya untuk tetap produktif dan berpikir positif.
Kepergian Vidi Aldiano di usia 35 tahun menjadi kehilangan besar bagi industri musik Indonesia. Banyak rekan sesama artis dan penggemar mengenangnya sebagai sosok yang hangat, rendah hati, serta penuh semangat dalam berkarya.