Jurnal IDN – Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya memimpin penanaman padi varietas unggul PS 08 di Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Rabu (4/6/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Hasbi mengatakan keberhasilan sektor pertanian membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa mewujudkan cita-cita besar bangsa untuk ketahanan pangan nasional. Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dukungan langsung dari Yayasan Bhakti Bela Negara menjadi kekuatan besar dalam membangun sektor pertanian,” ujar Hasbi.
Menurutnya, Kabupaten Lebak memiliki peran strategis sebagai daerah penyangga kawasan Jakarta sehingga harus mampu berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan nasional.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, menjelaskan demplot padi PS 08 yang ditanam memiliki luas sekitar 10 hektare. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan demplot pada umumnya.
“Biasanya demplot hanya satu hingga dua hektare, tetapi kali ini mencapai 10 hektare sesuai harapan bersama untuk mendorong peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Lebak,” kata Rahmat.
Rahmat menambahkan, penggunaan varietas unggul PS 08 ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas dari rata-rata 6,3–7 ton per hektare menjadi sekitar 8,7 ton per hektare.

“Dengan varietas PS 08, kami berharap hasil panen dapat meningkat hingga sekitar 8,7 ton per hektare. Jika target ini tercapai, maka pendapatan petani juga akan meningkat dan posisi Kabupaten Lebak sebagai lumbung pangan Provinsi Banten akan semakin kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional Bidang Ketahanan Pangan Yayasan Bhakti Bela Negara, Mayjen TNI (Purn) Tri Martono, menyebut penanaman padi tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program peningkatan produksi pangan nasional.
“Hari ini bukan sekadar menanam padi. Ini merupakan simbol dukungan terhadap program pemerintah yang sedang gencar meningkatkan produksi pangan nasional, menyejahterakan petani, menstabilkan harga pangan, dan pada akhirnya menciptakan kedaulatan pangan nasional,” tutur Tri Martono.
Melalui program ini, Pemkab Lebak berharap produktivitas pertanian meningkat, kesejahteraan petani membaik, dan posisi Lebak sebagai salah satu lumbung pangan di Banten semakin kuat.