{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Jurnal IDN – Poster film horor Janur Ireng langsung mencuri perhatian publik jelang penayangannya di bioskop pada 24 Desember 2025. Film garapan sutradara Kimo Stamboel ini menghadirkan visual tak lazim yang memancing reaksi spontan dari para undangan saat peluncuran poster dan trailer.
Dalam poster tersebut, Ratu Rafa yang memerankan Intan Kuncoro tampil mengenakan busana pengantin Jawa. Ia digambarkan terbaring di atas ranjang dengan ekspresi ketakutan, dalam pose yang dinilai berani dan membuat banyak orang terkejut.

Produser Janur Ireng, Manoj Punjabi, menegaskan konsep poster tersebut sepenuhnya merupakan gagasan sang sutradara. Ia mengaku sejak awal sudah melihat sketsa kasar visual poster sebelum film dirampungkan.
“Biasanya saya dapat pilihan rough sketch dulu dari tim. Poster ini bahkan sudah ada sebelum filmnya selesai diedit. Setelah saya menonton filmnya, baru terasa, oh pantesan visualnya seperti ini,” ujar Manoj Punjabi dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).
Manoj juga mengungkapkan bahwa respons awalnya terhadap poster tersebut terbilang biasa saja. Namun, reaksi orang-orang di sekitarnya justru membuka perspektif baru.
“Kalau boleh jujur, waktu pertama lihat saya merasa biasa-biasa saja. Tapi setelah lihat respons di sini, saya baru sadar, wah ternyata ada sesuatunya juga ya, dan itu jadi menarik,” katanya.
Ia menegaskan desain poster Janur Ireng tidak dibuat sekadar untuk memancing sensasi. Menurut Manoj, visual tersebut menyimpan elemen penting yang berkaitan langsung dengan alur cerita film.

“Ini bukan kita mau gimmick-gimmick-in. Poster ini memang punya kunci cerita yang akan terjawab di filmnya,” tegasnya.
Selain membahas poster, Manoj Punjabi juga memastikan bahwa Janur Ireng telah ditetapkan dengan klasifikasi usia 17 tahun ke atas. Keputusan ini diambil agar visi sutradara tetap utuh tanpa pemotongan adegan.
“Di sini 17 tahun. Menurut saya memang sesuai dengan filmnya. Ada unsur gore, ada action, dan itu sudah gaya Kimo,” tutup Manoj.
Sebagai bagian dari Sewu Dino Universe, Janur Ireng digadang-gadang menjadi salah satu film horor paling dinanti pada momen libur akhir tahun 2025.