Malvin Thamrin ungkap kekecewaan bisnis perhiasan dengan Diva RA terkait wanprestasi dan cek kosong.
JAKARTA, Jurnalidn.com,- Penyanyi Malvin Thamrin menyampaikan rasa kecewa mendalam terkait kerja sama bisnis. Ia mengaku diajak oleh sosok penyanyi ternama berinisial RA yang merupakan seorang Diva. Kerja sama ini berfokus pada investasi jual beli perhiasan. Namun, proses bisnis tersebut justru menimbulkan kekecewaan besar.
Pertemuan tersebut berawal dari undangan konser musik. Diva RA meminta Malvin hadir lebih awal untuk membahas peluang investasi. Malvin sebenarnya ragu untuk menerima tawaran tersebut. Namun, ia memilih untuk menghargai ajakan manajernya.
Diva RA menawarkan skema investasi modal cepat. Pengembalian dana dijanjikan cair dalam waktu satu minggu. “Selain itu, terdapat tambahan keuntungan sebesar Rp10 juta. Total pengembalian awal yang disepakati adalah Rp85 juta,” kata Malvin kepada wartawan di kawasan Cilandak, baru-baru ini.
Malvin Thamrin akhirnya menyetor dana sebesar Rp75 juta. Nilai tersebut disesuaikan dengan kemampuan finansial yang dimilikinya saat itu. Pihak Diva RA menyetujui besaran dana tersebut. Sayangnya, janji manis keuntungan tersebut tidak kunjung terbukti.
Munculnya Masalah Cek Kosong
Permasalahan mulai memuncak saat pencairan dana dilakukan. Malvin Thamrin menerima cek pembayaran dari pihak Diva RA. Namun, pencairan dana tersebut mengalami kendala teknis. “Pihak bank menolak pencairan karena cek bernominal kosong,” katanya.
Penolakan cek tersebut terjadi sebanyak dua kali penarikan. Pengalaman ini memicu kekecewaan yang sangat mendalam. Oleh karena itu, pihak Malvin menilai telah terjadi tindakan wanprestasi. Waktu dan tenaga yang ia korbankan menjadi terbuang sia-sia.
Dampak Keretakan Hubungan Kerja
Kasus ini berdampak buruk pada hubungan personal Malvin. Hubungan kerjanya dengan sang manajer menjadi rusak. Konflik internal timbul akibat kekecewaan atas proyek investasi ini. Keduanya terlibat perselisihan yang cukup serius.
Selain itu, Malvin mengaku ditekan untuk menutupi sisa kekurangan modal. Penjelasan dari pihak Diva RA juga dinilai berbelit-belit. Sebagai hasilnya, iklim kerja di lingkungan internal Malvin menjadi sangat tidak kondusif.
Pelunasan Tanpa Keuntungan dan Janji
Pihak Diva RA akhirnya melakukan pengembalian dana utama. Dana tersebut ditransfer secara langsung kepada Malvin Thamrin. Meskipun demikian, nominal pembayaran yang diterima tidak sesuai kesepakatan awal. Diva RA hanya mengembalikan modal pokok sebesar Rp75 juta.
Keuntungan Rp10 juta yang dijanjikan sebelumnya tidak pernah dibayarkan. Pihak Malvin merasa seperti sekadar meminjamkan uang tanpa kepastian. Oleh sebab itu, rasa kecewa Malvin belum sepenuhnya mereda.
Tuntutan Permintaan Maaf Secara Terbuka
Malvin Thamrin bersama kuasa hukumnya menuntut etikat baik. Pihak Diva RA diminta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Permintaan maaf ini sangat penting untuk memulihkan nama baik dan hubungan kerja.
Di samping itu, Malvin tidak berniat membawa kasus ini ke jalur hukum. Ia hanya ingin menyampaikan keresahan atas kejadian yang dialaminya. “Harapannya, kejadian serupa tidak menimpa pihak lain di masa mendatang,” pungkasnya.