Ketua Panitia Daerah PENAS XVII 2026, Muljady Mario
Jurnal IDN – Gorontalo makin matang menyambut Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII yang akan digelar pada 20–25 Juni 2026 di GOR David Tonny, Limboto, Kabupaten Gorontalo. Persiapan infrastruktur hingga fasilitas pendukung disebut hampir rampung.
Ketua Panitia Daerah PENAS XVII 2026, Muljady Mario, memastikan kesiapan tuan rumah sudah mendekati maksimal.
“Kesiapan saat ini sudah hampir 100 persen, baik dari sisi lokasi maupun fasilitas pendukung,” ujar Muljady Mario, Sabtu (19/4/2026).
Ajang tiga tahunan ini diperkirakan diikuti sekitar 30.000 peserta dari seluruh Indonesia dan diyakini mampu menggerakkan ekonomi daerah.
Untuk akomodasi, panitia menyiapkan lebih dari 6.000 rumah warga sebagai homestay di sekitar lokasi kegiatan.
“Kami telah menyiapkan lebih dari 6.000 rumah warga sebagai homestay di radius maksimal tujuh kilometer dari lokasi utama,” kata Muljady.
Homestay tersebut dibanderol Rp160.000 per hari per orang, termasuk makan pagi dan malam. Selain itu, disiapkan pula kapal berkapasitas hingga 2.000 orang sebagai alternatif tambahan.
Di sektor transportasi, kendaraan besar dibatasi masuk ke area inti, sementara bentor akan dioptimalkan. Panitia juga berkoordinasi dengan maskapai untuk menghadirkan penerbangan tambahan.
Muljady menegaskan, ajang ini membawa dampak jangka panjang bagi Gorontalo, terutama dari sisi pembangunan.
“Ada percepatan pembangunan fisik seperti perbaikan jalan, peningkatan sanitasi, dan fasilitas umum. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masyarakat Gorontalo,” jelasnya.
Masyarakat pun menantikan kemungkinan kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam pembukaan acara tersebut.